Universitas Kristen Immanuel
Akreditasi Institusi B
"Integrity & Creativity"
Lokasi UKRIM
News

Forum Ekonomi 2018 "Business Competitiveness in the New Era of Disruptive Technology"

Posting : Selasa, 08/05/2018

Forum Ekonomi 2018 diselenggarakan pada hari Kamis, 3 Mei 2018 dalam rupa seminar dengan tema “Business Competitiveness In The New Era Of Disruptive Technology.” Pembicara utama dalam forum ini adalah Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, MBA, Ak.CMA, CA, seorang pakar sistem informasi dan bisnis, yang adalah dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Chrisentianus, A.S, M.Si, MM dan Rektor UKRIM Dr. Ir. Samuel Handali, M.Eng memberikan sambutan, dan acara ini dipandu oleh Bapak Hadi Purnomo, SE, MM, MSi. Kegiatan yang dihadiri oleh 200 peserta ini sepenuhnya diprakarsai oleh senat mahasiswa fakultas Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKRIM dan dikoordinir oleh Risma Mora Dame, mahasiswi angkatan 2015. Wawasan tentang disruptive technology penting dimengerti, karena dunia telah memasuki era dimana teknologi ini akan mempengaruhi setiap usaha.

Disruptive Technology adalah inovasi teknologi yang menciptakan pasar dan nilai-nilai yang baru, yang pada akhirnya  mengganggu pasar dan nilai-nilai yang mapan. Contoh disruptive technology adalah kegiatan perkuliahan online yang mengancam perkuliahan secara tatap yang konfensionil. Mahasiswa bisa kuliah ke mana pun, bahkan ke luar negeri secara online. Jadi, disruptive technology ini, kalau tidak diantisipasi dengan baik, akan menjadi sebuah ancaman bagi universitas. Contoh-contoh Disruptive Technology yang disampaikan oleh Prof. Jogiyanto antara lain adalah mobile internet, automotion of knowledge work, the internet of things, cloud technology, advanced robotics, 3D printing, renewable energy, dan advance materials. Pengelolaan bisnis yang konvensionil membutuhkan dana yang besar, tetapi Disruptive technology membutuhkan inovasi. Dalam era seperti ini semua usaha konvensionil berada dalam ancaman.

Prof. Jogiyanto menyimpulkan seminar dengan pernyataan mengusik: “Disrupt, or be Disrupted.” Dalam mengantisipasi ancaman disrupted technology yang dapat terjadi pada semua level, civitas akademika perguruan tinggi perlu mengembangkan kurikulum mau pun kegiatan ekstra kurikuler yang membekali setiap anggotanya dengan  tiga kriteria kritis, yaitu melek data (data literacy), melek teknologi (technology literacy), dan melek manusia (human literacy). Jelas, bahwa UKRIM pun perlu berbenah agar sebagai universitas kita tetap berkembang dan berfungsi di tengah maraknya disrupted technology.

Universitas Kristen Immanuel
Jl. Solo Km 11,1
Yogyakarta
(0274)496256.
humas@ukrimuniversity.ac.id